Filtered perception ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

5

Filtered perception ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

We tend only to believe what we can see, and what we see is always filtered by our personal perception. Take the example of a man who is already extremely paranoid about imaginary problems and firmly believes he has ghostly tenants living in his cupboard. To tell such a person that the ghosts are a figment of his imagination will not help him at all because he is quite certain that ghosts exist. A far less time-consuming and more efficient approach would be to agree skillfully that in a way his paranoid delusion is real, and then offer a method for dispelling that delusion — such as calling in the Ghostbusters!

from the book Not for Happiness: A Guide to the So-Called Preliminary Practices

Persepsi yang tersaring ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

Kita cenderung hanya percaya apa yang bisa kita lihat, dan apa yang kita lihat selalu disaring oleh persepsi pribadi kita. Contohnya: seorang pria yang sudah sangat paranoid tentang masalah imajinasi dan yakin bahwa didalam lemarinya ada hantu. Mengatakan kepada orang seperti itu bahwa hantu tersebut hanyalah khayalan dari imajinasinya sama sekali tidak akan membantunya karena dia cukup yakin bahwa ada hantu. Pendekatan yang jauh lebih sedikit memakan waktu dan lebih efisien adalah dengan terampil menyetujuinya bahwa cara pandangnya yang sudah terdelusi dan paranoid itu adalah nyata, dan kemudian menawarkan sebuah metode untuk menghilangkan khayalan tersebut – dengan cara panggil Ghostbusters untuk menangkap hantu tersebut!

Dari buku Not for Happiness: A Guide to the So-Called Preliminary Practices