Paṭṭhāna – 23 Vigatapaccayo (Kondisi kelenyapan)

5
Buddha

23 Vigatapaccayo (Kondisi kelenyapan)

Kondisi yang menyebabkan munculnya akibat melalui kondisi kelenyapan (vigatapaccaya). Ini sama dengan Natthipaccaya. Seperti halnya Anantara dan Samantara adalah sama, begitu pula Natthi dan Vigata juga sama.

Perumpamaan dari vigata paccaya adalah seperti lenyapnya sinar matahari menyebabkan munculnya sinar bulan melalui kondisi kelenyapan. Demikian pula, lenyapnya citta yang sebelumnya menyebabkan munculnya citta yang berikutnya disebut sebagai vigata paccaya. Proses dari natthi paccaya dan vigata paccaya adalah sama, tetapi mereka hanya berbeda kata. Setelah citta yang sebelumnya padam, di sana ada ‘ketidakhadiran’ dan ia menyebabkan munculnya citta yang berikutnya, sehingga ini disebut natthi paccaya. Setelah citta yang sebelumnya lenyap, maka ia tanpa sub momen uppāda, ṭhiti dan bhaṅga dari citta sebelumnya. Lenyapnya citta yang sebelumnya menyebabkan munculnya citta yang berikutnya disebut sebagai vigatapaccaya. Natthi paccaya adalah kondisi ketidakhadiran dari citta yang sebelumnya dan vigata paccaya adalah suatu kondisi tanpa citta yang sebelumnya.

Samanantaravigatā cittacetasikā dhammā paṭuppannānaṃ cittacetasikānaṃ dhammānaṃ vigatapaccayena paccayo.

Artinya : Citta dan cetasika–cetasika yang sebelumnya yang baru saja lenyap menyebabkan munculnya citta dan cetasika– cetasika saat ini melalui kondisi kelenyapan (vigata paccaya).

Paṭṭhāna dalam kehidupan sehari-hari

Disusun oleh : Sayalay Santagave